Friday, January 23, 2009

Don't go down Palestine...

Minggu-minggu lalu gw liat berita di televisi sediiih banget. Kayaknya ngga behenti-berhenti agresi Israel ke Gaza. Hari gini masih perang aja... pathetic.
Tapi, Alhamdulillah sementara ini sudah berakhir. Dan gua harap ngga terulang-ulang lagi.

Menangggapi perang di Gaza reaksi masyarakat juga bermacam-macam. Yang menentang sangat banyak, ini ngga perlu dijelaskan lagi, tetapi gw agak ngga ngerti mengapa ada yang tidak menentang agresi tersebut, padahal agresi tentara Israel jelas merupakan holocaust. Tentara Israel membantai tak pandang bulu. Wanita, anak-anak, pers, Red Cross, semua yang dianggap menghalangi agresi tak segan-segan untuk dihabisi. Mengapa masih ada yang simpati pada agresor tersebut? Apa yang ada di pikirannya...

Setelah browsing dan membaca bermacam-macam testimoni, kayaknya gua sedikit menemukan jawabannya. Permasalahannya hanya mindset yang mengerak dengan pandangan bahwa Islam identik dengan terorisme dan Hammaz adalah perwujudan dari keidentikan tersebut. Dengan kata lain mereka menganggap Hammaz adalah teroris. Soal estimasi seperti ini, gw ga ada komentar. Setiap orang punya pandangan sendiri depends on his/her background, knowledge, and the info they had. Tapi menurut gw, krisis di Gaza beberapa waktu lalu itu bukan cuma masalah estimasi bahwa Islam atau Hammaz teroris. Tetapi krisis moral, kemanuasiaan dan NURANI...

Ada pandangan bahwa Hammaz bersembunyi dibalik wanita dan anak-anak. Kemudian sekolah PBB yang dibombardir, dikatakan digunakan sebagai tempat persembunyian oleh Hammaz. To be honest, kalaupun benar Hammaz bersembunyi di balik wanita dan anak-anak, tentara Israel sama sekali tidak berhak untuk membantai wanita dan anak-anak tersebut. Coba bayangkan jika seorang pembunuh bersembunyi dibalik ibunya, apakah dibenarkan jika ibunya dibunuh??? Nurani benar-benar telah pergi entah kemana. Gw malah mencium ada upaya pemusnahan generasi di Gaza. Belum lagi dengan penggunaan White Phosphor dan DIME pada penduduk sipil... Personally gw sendiri ngga berfikir Hammaz bersembunyi di balik Wanita dan anak-anak. Justru gw menangkap ada pihak yang berlindung di balik kelamahan PBB dalam bersikap.

Here's a touching slideshow about what happenned ini Gaza. It often makes me cry to see it. Kalo ngerasa ngga tegaan, mending jangan liat deh...



Tetapi, cerita tidak berakhir di sini. Selalu ada pelangi setelah badai yang terburuk.... Meski korban dari pihak Palestina mencapai 1400 orang, tetapi kabarnya telah terjadi keajaiban di Palestina. Sebanyak 3000 bayi terlahir dalam 22 hari agresi militer Israel. Suhanallah... selalu ada pelangi setelah badai yang terburuk.... Entah keajaiban apa lagi selanjutnya.

DON'T GO DOWN PALESTINE!!!!

Review TelkomselFlash Unlimited (and Matrix Broadband ^^)

Sudah beberapa minggu terakhir ini saya menggunakan layanan Internet Unlimited yang diberikan oleh Telkomsel. Proses registrasi mudah, pengoperasiannya pun mudah, tinggal pakai dan dievaluasi seberapa baik produknya.

Layanan yang saya subscribe adalah TelkomselFlash Unlimited paket basic, 125 ribu per bulan tanpa modem, dengan kecepatan download maksimum 256 kbps.

Setelah menggunakan saya menemukan beberapa hal sebagai berikut.

CONNECTION SPEED



Kecepatan akses bisa dikatakan luar biasa. Untuk paket 125 ribu dengan penggunaan bebas, ini melampaui yang saya harapkan.
Di atas tertera kecepatan download 248 kbps. Dengan "b" kecil. b kecil adalah "bit", yang ukurannya 1/8 dari B besar atau "Byte". Berarti jika kita hitung dengan Byte maka kecepatan download-nya 31 kBps.

Ini sangat jauh dengan kecepatan koneksi Matrix Broadband yang maksimal hanya mencapai 6 kBps.



Meskipun demikian perlu diketahui bahwa kecepatan koneksi sangat dipengaruhi oleh BTS, traffic, lokasi dan lain sebagainya. Saya sendiri menggunakan layanan internet ini di rumah, daerah pasar rebo, pinggiran Jakarta Timur yang tidak tercerahkan signal 3G Indosat. Jadi dapat dikatakan, komparasi ini tidak adil.


CONNECTION STABILITY

Mengenai stabilitas koneksi, TelkomselFlash ini tidak begitu sempurna. Tetapi ketidak-stabilan ini sangat jarang terjadi. Dari kira-kira 2 minggu menggunakan TelkomselFlash Unlimited, koneksi terputus-putus hanya terjadi 3 kali, hanya selama beberapa jam, dalam waktu 2 hari. Sisanya full connection with the speed I've mentioned above.
Matrix jauh lebih stabil dalam hal koneksi.


NETWORK ACCESS
So far, ngga ada masalah dengan akses internet. Rapidshare juga bisa diakses tanpa sedikitpun kesulitan. Belom ada situs yang di-block, atau inaccessible dengan menggunakan TelkomseFlash Unlimited ini.


Satu kekurangan yang harus diperbaiki Telkomsel adalah apabila kita melakukan check pemakaian dengan men-dial *888#, kita harus siap-siap obat jantung. Karena setiap akses internet yang kita gunakan akan terus terhitung pada jumlah pemakaian *888#. Berjuta-juta rupiah besarnya tergantung pemakaian kita. X_X
Tapi tenang saja, karena kita mnggunakan akses unlimited, maka tagihan bulanan kita tidak akan sebesar itu. Tagihan berjalan yang reliabel dapat diketahui dengan men-dial *999# lalu pilih menu 1 dan 1. Meski telat 1 - 2 hari, pengecekan tagihan berjalan melalui *999# lebih aman buat jatung anda...

Saturday, January 10, 2009

Japanese Localization in Windows Mobile

Tadinya saya ingin menulis judulnya dengan bahasa Indonesia.
"Lokalisasi Jepang dalam Windows Mobile"
Tapi kayaknya ada yang terasa aneh deh... mmmmmmmm ^^

Cukup lama saya mencari-cari cara bagaimana membuat MPx200 saya support bahasa Jepang. Pada O2 XDA IIs (HTC Blue Angel) memang tidak terlalu sulit, karena sudah ada Asukal Let's Japan yang dibuat oleh Asukal (どうもありがとうございました ^^). Sayangnya untuk Smartphone file tersebut tidak dapat digunakan. Karena itu saya terus googling-googling hingga menemukan satu post dari HTC-Tornado yang menjelaskan lokalisasi WM Smartphone ke Bahasa Jepang. Kemudian saya sederhanakan dan saya terjemahkan ke Bahasa Indonesia agar dapat digunakan pula oleh Windows Mobile user Indonesia yang membutuhkan lokalisasi bahasa Jepang di device-nya.

Yang akan saya jelaskan di sini adalah bagaimana cara mengubah Windows Mobile-mu supaya dapat menampilkan bahasa Jepang baik pada menu-menu standar seperti Messaging, Phonebook, Mobile Office, Internet Explorer dsb, maupun 3rd party software seperti Emulator Java dan lain-lain. Saya sudah mencobanya pada Windows Mobile 5, 6 maupun Windows Mobile 6.1. Semuanya berjalan dengan baik bukan hanya untuk Pocket PC, tetapi juga untuk Smartphones.

Perlu saya tekankan bahwa langkah-langkah berikut adalah pengubahan registry, jadi sebaiknya perhatikan baik-baik tiap huruf, spasi, parameter angka yang saya berikan.

Sebelumnya persiapkanlah terlebih dahulu Regedit untuk dan file lokalisasi. Untuk Registry Editor saya sarankan untuk menggunakan PHM Registry Editor karena freeware. Download kedua file tersebut disini:
PHM Registry Editor
Japanese Localization Files (File RAR ini berisi 3 file yaitu wince.nls, UseMyNLS.exe dan msgothic.ac3)
Selanjutnya, install PHM Registry Editor pada device anda.

Langkah-langkah.

1. UNLOCK (jika perlu)
Pertama-tama JIKA WINDOWS MOBILE ANDA MASIH PERAWAN (belum pernah diubah-ubah system dan aplikasinya, maka anda harus meng-unlock keamanannya terlebih dahulu. Buka aplikasi PHM Registry Editor (yang baru anda install) kemudian ubahlah beberapa parameter berikut ini.
1. [HKEY_LOCAL_MACHINE\Security\Policies\Policies\00001001] = 2 ubah menjadi 1
2. [HKEY_LOCAL_MACHINE\Security\Policies\Policies\00001005] = 16 ubah menjadi 40
[HKEY_LOCAL_MACHINE\Security\Policies\Policies\00001017] = 128 ubah menjadi 144
3. Buka applikasi SDA_ApplicationUnlock.exe (search di xda-developer dari PC, lalu klik 'Remove Lock'.
4. Matikan gadget, lalu nyalakan kembali (soft reset).

2. Masukkan file wince.nls dan usemynls.exe
File wince.nls adalah file yang menyimpan 'regional and language setting' dari sistem operasi Windows Mobile. Karena pada dasarnya Windows Mobile Professional (Pocket PC) dan Windows Mobile Smartphone ber-platform sama maka dapat digunakan pada keduanya. Mengapa kita memasukkan wince.nls? Kita masukkan wince.nls adalah untuk menggantikan wince.nls yang terdapat pada device kita. wince.nls yang terdapat pada device kita belum support bahasa Jepang. Ini dapat diketahui dengan tidak adanya pilihan bahasa Jepang pada regional setting Windows mobile edisi luar Jepang. Untuk itu kita masukkan file wince.nls yang ada regional Jepang-nya. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
1. Masukkan wince.nls ke folder/direktori "\Temp" di gadget anda.
2. Masukkan usemynls.exe ke "\Windows\StartUp".
3. Buatlah Key sebagai berikut。
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Mobem]
lalu buat lagi,
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Mobem\CE-Star]
Pada Strings tersebut buatlah Value - Strings
"MyNLS"="\Temp\wince.nls"
4. Soft reset.
Setelah langkah ini selesai anda akan menemukan "Japanese" pada regional setting anda.

Oya, dengan mengubah nls dengan yang saya berikan, ada juga akan mendapatkan encoding bahasa Jepang untuk Pocket Internet Explorer (PIE).

3. Buat Regitry untuk Font ingin yang anda gunakan.
Font sangat mudah diubah-ubah. Pada dasarnya anda hanya membutuhkan font jenis apapun asalkan ia men-support bahasa Jepang. Pada File RAR yang saya berikan, saya menyisipkan font msgothic.ac3. Saya pilih font ini karena sudah support huruf Jepang serta banyak huruf-huruf khusus lainnya. Sebaiknya sebelum mengubah font anda harus mengetahui dulu font apa saja yang terdapat pada Gadget anda. Search file berformat *.ttf dengan menggunakan explorer anda.
Langkah-langkah
1. Masukkan msgothic.ac3 ke folder "\Windows"
2. Buat atau Buka (terkadang sudah terdapat) registry key sebagai berikut
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\FontLink\SystemLink]
Kemudian ubah strings untuk masing-masing font yang akan diubah.
"Arial" = "\Windows\msgothic.ac3,MS Gothic"
"Tahoma" = "\Windows\msgothic.ac3,MS Gothic"
"Nina" = "\Windows\msgothic.ac3,MS Gothic", dan seterusnya pada font yang hendak diubah.
Jika anda ingin interface tetap menggunakan huruf tertentu maka buatlah string
"MS Gothic" = "\Windows\tahoma.ttf,Tahoma"
3. Soft reset.

4. Ubah user interface ke Japanese.
Pengubahan ini penting. Supaya ada dapat mengoptimalkan interface anda gadget anda. Ini akan mempermudah anda mengakses phonebook, karena terdapat menu YOMI (cara baca) pada phonebook anda.
1. Browse Key berikut.
[HKEY_LOCAL_MACHINE\nls]
Ubahlah DWORD berikut.
"SystemLCID" = "1041" pada parameter DECIMAL, dan "411" pada Hexaecimal
2. Soft reset.

5. Selesai. ^_^x

Nikmati Windows Mobile Smartphone yang mampu men-support Bahasa Jepang.